Man, We Got the Culprit!

 

Varicocele is the Culprit


"Aku bikin janji untuk konsul kedua ke dokter Nugroho ya, kira-kira kamu WFH (Work From Home) atau ke kantor bab?"
"Dunno, will let you know monday, kayaknya aku ada weekly meeting. Semoga aja meetingnya udah selesai jam 6-an ya. Hmm, make appointment at 7pm, just in case." 
"OK." Jawab saya sambil membuka WA personal ke Rumah Sakit Premier Bintaro

Obrolan ini break our silence for the past hour. Setelah sesi berpelukan ala teletubbies dan full charge lagi mood-nya (setelah melihat hasil test Sperm Analysis).

The Culprit


Pertemuan kedua dengan dr. Nugroho kami langsung menyerahkan hasil lab terbaru, beliau membaca dengan seksama lalu mencatat di rekam medis babab dan meminta asisten suster untuk scan lalu di file ke rekam medis babab. 

"Sebenarnya saya sudah curiga dari pertama kalau penyebab ibu multiple miscarriage adalah karena Bapak ada terato. Hanya saya perlu diyakinkan dengan perbandingan hasil lab dengan standard yang sama."

Lalu beliau meminta babab untuk bersiap ke tempat tidur pasien, sekitar 3 menit babab di eksekusi oleh dr. Nugroho. Dimenit kesekian babab teriak, "Aaa..sakit dok!"

"Ok pak, sudah selesai." sayup terdengar suara dr. Nugroho dari balik tirai 

"Bapak, setelah saya periksa terdapat varikokel dengan Grade 2 di testis kiri dan grade 1 di testis kanan. Tidak perlu operasi, masih bisa ko untuk hamil alami. Memang akan perlu waktu karena sperma laki - laki di produksi setiap 3 bulan. Maka nanti saya akan resepkan beberapa obat penunjang dan karena kadar vit.D nya sangat rendah saya juga akan kasih booster vitamin D. Bulan pertama ketika vit.D habis, tolong langsung cek lab khusus untuk D 25 OH - nya. Sedangkan untuk tes SA - nya 3 bulan setelah di terapi dengan multivitamin yang saya akan berikan nanti. "


Varicocele, apaan tuh?

Betul!! betul sekali yang sudah menebak apa itu varikokel. Varises, orang awam lebih mengenal istilah ini. Biasanya kita lihat ada di kaki, bentuknya seperti cacing yang ada dibawah kulit. Beda-nya varises-nya babab terletak di testis alias buah zakarnya. Kalau mau baca detailnya bisa disini

Hubungannya dengan Infertilitas apa?

Pembesaran abnormal pembuluh darah vena di area kantung zakar (Scrotum) ini berdampak membuat suhu di sekitar  testis tinggi  akibatnya dapat mengganggu pembentukan jumlah, dan gerakan dari sperma. Babab sperma-nya teratozoospermia alias bentuknya tidak sempurna lebih dari 96%. 

https://www.invitra.com


Kalau infertil, ko tetap bisa hamil?

Tentu bisa Marimar, terato juga ada grade-nya dari yang ringan sampai berat. Tahun 2017, hasil lab untuk Sperma Analisis babab sperma normalnya 3%, selain bentuknya yang abnormal, jumlah dan gerakan sperma-nya tergolong baik, sehingga ada yang berhasil membuahi sel telur saya. Sayangnya karena "kecacatan" bentuk sehingga badan saya otomatis menyalakan "alarm" tubuh untuk meluruhkan si calon emby karena kemungkinan nya untuk bertumbuh normal tidak ada sehingga badan saya secara alami mengeliminasi hasil "produk" yang tidak baik  di usia kandungan kurang dari 8 week. 

Ketika akan memulai promil di tahun ini, saya bertekad untuk betul - betul memahami dan mencari tahu apa yang harus diperbaiki dari kami berdua. Kehamilan dan keguguran ini  terjadi di tahun 2016, 2017 dan 2019. Sebelum kami mengetahui penyebab pasti kenapa saya selalu keguguran disetiap kehamilan, saya cenderung menyalahkan diri karena saya merasa tidak bisa menjaga diri dan bayi yang ada di kandungan saya.  Ada ketakutan tersendiri bahwa saya memiliki penyakit yang tidak bisa disembuhkan atau yang dapat membahayakan saya. Namun tidak pernah terbayangkan bahwa babab ternyata memiliki tantangan yang juga berat. 

Kami di vonis bisa hamil secara alami dengan presentase 2%, di awal promil di Bulan Agustus dengan dokter Kanadi kami mencoba program alami sebanyak 2 (dua) siklus dan gagal.  Sehingga di Bulan Oktober ini, kami bissmillah memulai program IVF sembari membenahi kualitas sperma babab dan tetap menjaga pola hidup sehat. 

Apakah varikokel tidak bisa disembuhkan? 
Ada beberapa androlog yang menyarankan untuk di operasi, namun bukan berarti varikokel tidak akan kembali atau dapat memperbaiki kualitas sperma secara langsung. Sehingga bagi beberapa pasangan dengan  case seperti kami disarankan untuk melalui IVF (bayi tabung). 

Ada beberapa pilihan yang mungkin akan kami diskusikan untuk rencana kedepan, salah satunya dengan frozen sperma atau frozen embrio. Semoga saja jalan manapun, ikhtiar manapun yang kami usahakan dapat mendekatkan kami selangkah lebih dekat dengan si buah hati.





Comments

Popular posts from this blog

Dimulai dari Nol di 2020

Meet the Doctors Part 1