Meet the Doctors Part 1
Meet the Doctors,
First Opinion
Meet with Prof. Dr.dr. Budi Wiweko, Sp.OG,MPH
![]() |
| https://www.linkedin.com/company/dayamedika |
Yang pertama saya kunjungi adalah Prof. Dr. dr. Budi Wiweko,Sp.OG,MPH di klinik Dr. Sander B atau RS Daya Medika. Di banyak forum TTC alias trying to conceive banyak yang berhasil IVF dibantu oleh tangan dingin beliau, nah saya waktu ketemu beliau pertama kali..yang paling berkesan dan teringat terus adalah tangannya haluus banget (salfok ya? iya, karena tegang setelah 1 tahun absen promil dan mungkin terlalu excited karena memulai lagi dari awal. Sebab yang lain, karena protokol Covid semua tim pake APD lengkap jadi yang keliatan kan tangannya duluan dibanding wajahnya). Hehehe, ngeles aja kaya bajaj si aku.
Saya juga diberikan surat pengantar untuk melakukan HSG untuk proses inseminasi. Namun saya infokan bahwa kami berencana untuk IVF saja dan Prof. Budi menyetujui. Beliau meminta kami untuk datang ke DM di hari ke 2 menstruasi untuk memulai proses persiapan IVF. Oia saya hampir lupa, ketika saya berjumpa dengan beliau saya sedang di hari ke 4 telat haid. Tentu saja perasaan ini campur aduk, apalagi di pagi harinya saya melakukan testpack dan hasilnya negative.
Diperjalanan pulang, terus terang hati ini gamang, ketakutan saya akan pengalaman keguguran berulang sebelumnya membuat saya ragu untuk melakukan IVF tanpa saya ketahui sebab dari multiple misscariage saya. Saya percaya dengan kemampuan Prof Budi, namun akan jauh lebih baik jika kami memiliki persiapan yang matang. Sambil menunggu hasil test pack berikutnya, saya langsung mengkonsumsi Fetavita di keesokan harinya, sedangkan mezatrin saya minum setelah saya testpack seminggu kemudian. Efek samping yang saya rasakan ketika minum mezatrin 500mg 2 tablet langsung kembung dan asam lambung naik. Tidak lama setelah itu saya diare keras. Memang sebelumnya saya sudah diinfokan kalau mezatrin adalah obat antibiotik golongan makroli artinya reaksi badan saya adalah untuk mengeluarkan bakteri didalam badan saya. 13 hari sudah saya telat haid, sudah 4 testpack jadi korban rasa penasaran saya dan selalu berakhir garis satu.
Kecurigaan saya terbukti benar, siang hari itu si Nona Haid datang menyapa. Besoknya saya langsung meluncur ke Daya Medika sesuai anjuran Prof. Budi. Tepat jam 05.15wib sore saya langsung daftar ulang, sayangnya saya tidak bisa langsung bertemu dengan Obygyn tanpa membuat janji terlebih dahulu melalui whatsapp group DM.
Sepertinya sudah jalan dari Tuhan hari itu untuk kami berjumpa dengan Dr. Kanadi Sumapradja di RS Pondok Indah. Karena beberapa hari sebelumnya saya dan suami berdiskusi mengenai kapan waktu yang tepat untuk berkonsultasi kepada beliau mengenai sebab kegugurna berulang yang saya alami sebelum IVF dimulai.
Semenjak hari itu, saya belum kembali ke Daya Medika. Kami memutuskan untuk melakukan scanning awal dan menunggu hasil diagnosa dari Dr. Kanadi terlebih dahulu karena beliau spesialisasi keguguran berulang yang artinya saya bisa hamil namun saya tidak dapat mempertahankan janin untuk tumbuh di rahim. Jika sudah tahu akar penyebabnya, maka kami yakin untuk melanjutkan langkah selanjutnya yaitu rencana IVF kami.
Persiapan Biaya
- Administrasi Rawat Jakan Pasien Baru Idr. 40.000,-
- Biaya Tindakan ; USG Transvaginal (tanpa foto) Idr. 235.000,-
- Konsultasi Dokter Spesialis Idr. 400.000,-
- Biaya obat-obatan : - Fetavita softcapsul 30pcs Idr. 344.400,-
- - Mezatrin 500 Mg 2pcs Idr. 87.120,-
- Untuk Q10 kebetulan di Apotek Daya Medika habis, sehingga kami beli di Apotik Roxy dengan membawa resep dari DM, harganya Idr. 463.400,- untuk satu botol isi 30 pcs soft capsul.




Comments
Post a Comment
Hi, Thank you for visiting our Blog!
we able to reach at romicosjournal@gmail.com