Akupuntur Here We Go!

Setengah Perjalanan Promil 2.0


https://www.acupuncturecontinuingeducation.com/

You try whatever you can to " Increase your chances",

Yes!
 
Kami memutuskan untuk melakukan akupuntur setelah melalui banyak pertimbangan. Bulan Oktober ini sudah sesi ke-6 kami datang, apakah sudah berhasil hamil? belum, malahan promil alami September gagal, so kita coba lagi alami di bulan Oktober ini. Kami juga break dari dr. Kanadi setelah promil September kemarin gagal, karena ingin fokus ke akup dahulu untuk memperbaiki fisik dan mental.

Kenapa baru sekarang?

Saya tuh orang yang paling skeptis kalau diminta untuk mencoba pengobatan alternatif yipikaye. Tapi kalaupun harus mencoba pengobatan traadisional, ya mau-nya yang memang ada dasar ilmu pengetahuan yang jelas. "Aku tuh harus yakin dulu dasarnya seperti apa ilmunya." kata saya kepada babab. Bukan,...bukan sotoy, saya cuma engga mau mubazir. Mubazir emosi, waktu, tenaga dan biaya. 

Buat kamu, kamu..iya kamu ...yang dalam hati komen "coba aja dulu, kan gak pernah tau kalau ga di coba." Tul..tul betul 100% memang engga bakalan tahu kalau saya sama babab engga coba pengobatan altenatif "yang kata si ini, si itu berhasil hamil setelah pijit ini, minum nganu nganu."

Mungkin ini sebab bisnis dibidang promil ini...laku luar biasa. GA percaya? cek iklan-iklan obat herbal dan tawarannya yang menggiurkan atau alternatif pengobatan ina inu dipelosok daerah pun pasti akan di singgahi. We as the couple who trying to conceive will try whatever we can to increase our chances, even the silly willy way.

Lantas kenapa saya dan babab engga gencar begitu? niat ngga sih?
If  you gais on our shoes, every penny and minutes are worth it. We must spend it wisely. More over, ini tuh engga semudah marimar belanja di online shop, scroll scroll..suka..cek review pembeli..masuk keranjang, check out..bayar.. lalu tunggu barang dateng. Noo...NO...ini tuh melibatkan emosi, harapan, juga investasi waktu dan uang yang tidak sedikit. 
Prinsip alon alon asal kelakon nya wong jowo ini yang membawa saya mencari tahu pengobatan alternatif apa yang paling seiring sejalan seiya sekata dengan rencana IVF kami. Jawabannya ya AKUPUNTUR ini, melalui beberapa research ke forum dan group TTC fighter saya menemukan dua nama yang sering sekali muncul di search engine forum dan group diskusi. Yang pertama Dr. Melya Warianto, Sp.AK dan yang kedua Sinshe Felice. 

Dengan menimbang jarak tempuh, waktu, dan kesehatan mental kami berdua terpilihlah Sinshe Felice sebagai ahli akupuntur kami. Terus terang beliau-beliau ini lihai dibidang akupuntur, hanya saja dr. Melya praktik di rumah sakit rujukan bagi pasien covid 19 dan klinik-nya jauh jaraknya dari rumah kami, satu lagi lama antrian dan jalur macet Jakarta (ini penting banget supaya kami tetap "waras").  

Meet the Sinshe


Kesan pertama ketemu dengan Sinshe Felice, pribadi yang ramah dan detail. Mudah diajak berkomunikasi dan informatif.  Ditanya kami tahu darimana tentang praktik-nya dan direkomen siapa, kemudian disuruhlah kami bercerita dari A sampai Z tentang promil kami dan vonis dari dokter tentunya. Lalu setelah kami selesai bercerita, she informs us few of forbidden food we shouldn't eat. Babab pantang makan kacang - kacangan dan seluruh keturunannya, santan dan seluruh keturunannya, air es dan bakmi. Sedangkan saya tidak boleh minum air kelapa, air es dan keturunannya, lalu harus NGUNYAH buah, tidak boleh di jus (bayangin saya krikitin wortel, apel dan tomat dua kali sehari auto jadi kelenci).
Dari keseluruhan pantangan, hanya bakmi yang OMG paling berat karena makanan favorit kami berdua tapi kalau NIAT pasti bisa dikerjain, so no worries WE CAN DO! Terbukti 2 bulan ini kami REKOR tidak menyentuh INDOMIE, BAKMI, or anything relate with MIE. Ya kalau kangen keluarga mie-mie-an, bihun dan soun lah pengobat rindu, karena vermicelli bahan dasarnya beras kami masih bisa konsumsi walaupun porsi secukup-nya. 

Sebagai newbie didunia per-akupunturan dan pengobatan Cina, we are trying our best to absorb all information yang diberikan oleh sinshe Felice. Walaupun jujur, ini tuuh pinginnya waktu sinshe-nya jelasin dibawahnya ada translate text yang jalan (wkwkkw). Karena ada beberapa istilah yang waktu itu kami kurang paham. Kesimpulan dari pertemuan pertama, saya diinfokan Cold Uterus (cek di tangteh google ya), oia saya juga share tentang miom saya di luar rahim and she said it won't affect much, however better to get rid of it (sama lah komen nya dengan semua pak dokter yang sudah jumpa dengan kami). Kalau babab, Sinshe bilang pe-er nya banyak, area pinggang ke bawah lemah (mungkin efek kecelakaan lantas waktu dia remaja dan efek kerja di kapal pesiar nya, wallahualam), kami juga sudah menginfokan hasil lab check kita berdua.

Sesi Tusuk Berjamaah
doc pribadi 2020

Dari pertemuan pertama sampai ke-4 fokus titik tusuk akupuntur untuk saya diseputaran area perut bagian bawah, pusar lalu untuk bagian kaki dari area betis sampai mata kaki. Lalu di pertemuan ke-5 titik akupuntur berpindah di area seluruh punggung. Buat saya sama babab sensasi ketika ditusuk itu rame rasanya macam makan permen n*no nan*, kadang seperti kesetrum, lalu pegal, kadang sakit luar biasa dan ngilu. Tapi ga disemua pertemuan sih, biasanya kalau pas banget titik yang error kena. 
Doc. Pribadi.2020

 
After effect ada ga? ada, lebih seger badan, kalau saya pribadi ketika haid sudah ga sesakit kemarin-kemarin malah ga terasa apa-apa dihari pertama. Tips terpenting dan wajib,  RILEKS, sebab kalau tegang nanti jadi lebam biru area titik akup nya. Kalau takut jarum MEREM aja shay, ga kerasa juga kok pas ditusuk nya.

Selama 6 pertemuan, hamdallah di pertemuan ke-5 saya diminta kembali ketika hari pertama haid karena menurut sinshe keadaan saya sudah jauh lebih baik dan rahim sudah siap, baik untuk hamil alami maupun IVF (aammiin YRA, semoga di ijabbah ya doa baiknya sinshe). Sedangkan babab masih datang dengan jadwal intensif seminggu sekali, karena menurut sinshe peer si babab ni mayan banyak.

Ramuan Wong Fei Hung


 
Dari perjumpaan pertama sampai dengan sekarang, ada satu hal yang tetap membuat jiwa raga saya dan babab selalu bergetar merinding disko pantura. Bukan, bukan karena part ditusuk - tusuk jarumnya. Lebih kepada RAMUAN yang HARUS kami minum 2 kali sehari setiap hari. Eduaaan, kalau kalian tahu rasa jamu pahit, brotowali...nah itu KALAH JAUUUH man! Buat saya godokan ayam tim obat yang saya wajib makan setiap pulang dari sana selama 3 hari berturut-turut adalah angin syurga setelah meminum godokan ramuan.

Sebab saya kasih nama ramuan ini ramuan wong fei hung adalah setiap saya menggodok mereka selama 30 menit untuk satu ramuan, rumah kami jadi semerbak wangi herbal cina di setiap jam 6 pagi dan jam 6 sore. Bahkan semerbak wangi aroma herbal ini tercium sampai teras depan rumah, dasyat! 
Nah, yang saya ingat kalau nonton film wong fei hung, kan ada sinshei nya yang ngerebus ramuan - ramuan cina untuk diminum sama pasien-pasien jago kungfu yang tepar karena kalah bertarung. Yah gitu lah kira - kira bayangan saya, rumah kami ini jadi tempat praktik si sinshe kungfu dari wong fei hung.

Cara kami mengakali after taste dari ramuan adalah dengan meminum jus 3 diva setelah minum rebusan. Tapi jujur sih setelah 3x resep, lidah kami mulai baal dan mulai menikmati rasa spesial. Hitung-hitung ganti kopi espreso pagi dan sore, karena bikin mata langsung greng, melek lebar bar bar.


Resep Ramuan Sinshe.Doc Pribadi

Resep ini berbeda-beda dosisnya disetiap pertemuan, tergantung bagaimana efek dari minggu sebelumnya setelah meminum ramuan dan kondisi badan kita ketika sesi akup hari itu. Satu pax resep bisa untuk 2 sampai 3 kali rebusan, saya pernah coba untuk rebusan ke-4 rasanya jadi hambar. So, stick with the rules, direbus dengan air sebanyak 3-4 gelas belimbing sampai cukup menjadi 1 gelas. Wajib menggunakan panci enamel atau teko guci, engga boleh pake panci aluminium. Disetiap pertemuan akup kami bawa pulang oleh-oleh ramuan sebanyak 5 pax untuk masing-masing jatah saya dan babab plus tim ayam untuk 3 sampai 4 hari buat saya saja.

Ramuan Herbal resep Sinshe - Doc Pribadi



Biaya

Nah topik inti nih, biaya! 
Untuk biaya konsul dan akup per pasien dikenakan Idr.300.000,- sedangkan untuk ramuannya per pax kalau kami Idr.250.000,-. Total yang harus kami bayar setiap minggu kurang lebih bervariasi antara Idr. 2.500.000,- sampai dengan maksimal Idr 3.200.000,- untuk berdua. Yup, lebih mahal charge ke Sinshe daripada konsul ke para pak bapak dokter spesialis. 

Lagi - lagi, kami mencoba sampai titik paling maksimal di tahun ini. Ikhtiar paling gass pooll. Apalagi Oktober ini kami akan memulai proses IVF JIKA program hamil alami kami tidak berhasil (lagi) di bulan ini. 

Semoga pengalaman akup dari para TTC warrior dan IVF survivor bisa nular ke kami rejekinya. Entah perpanjangan tangan Tuhan yang mana yang akan sampai kepada kami. Sesederhana doa kami, dengan akupuntur setidaknya bagian - bagian yang error dari diagnosa dokter bisa tertangani dan syukur alhamdullilah kalau kami bisa fit dan siap lahir batin untuk memulai proses IVF nya.

Doakan ya teman teman online...

Selamat Jumpa di postingan berikutnya..be good always!







Comments

Popular posts from this blog

Dimulai dari Nol di 2020

Meet the Doctors Part 1

Man, We Got the Culprit!